Cicit Imam Lapeo Fokus Kembangkan Pendidikan Islam di Sulbar

  • Bagikan

MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM – Pendidikan Islam di Sulawesi Barat terus berkembang berkat peran AG. Dr. Ahmad Multazam, M.Si., cicit dari ulama besar AG. Imam Lapeo. Dengan semangat melestarikan nilai-nilai keislaman dan budaya yang diajarkan oleh leluhurnya, Ahmad Multazam kini mengembangkan Pesantren Attahiriyah di Kalukku serta mendirikan sekolah Islam baru, Al-Ma’ari Mamuju, sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.

Sebagai seorang akademisi dan pendidik, Ahmad Multazam tidak hanya membangun lembaga pendidikan, tetapi juga menghidupkan kembali ajaran dan nilai-nilai keislaman yang pernah diajarkan AG. Imam Lapeo kepada para muridnya. Nilai-nilai tersebut mencakup akhlak mulia, kemandirian, serta kecintaan terhadap ilmu dan budaya lokal yang sejalan dengan ajaran Islam.

Pesantren Attahiriyah di Kalukku yang dipimpinnya telah menjadi pusat pendidikan Islam yang menyeimbangkan ilmu agama dan ilmu umum.

Kini, dengan berdirinya Al-Ma’ari Mamuju, Ahmad Multazam semakin memperluas jangkauan pendidikan Islam di Sulawesi Barat. Sekolah ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal.

Masyarakat Sulawesi Barat menyambut baik upaya ini, mengingat peran AG. Imam Lapeo sebagai ulama besar yang dihormati dan menjadi panutan dalam menyebarkan ajaran Islam.

Dengan kehadiran Ahmad Multazam dalam dunia pendidikan, banyak pihak berharap nilai-nilai luhur yang diwariskan AG. Imam Lapeo dapat terus dijaga dan dikembangkan untuk mencetak generasi Muslim yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. (*)

  • Bagikan