Penanganan Cepat Personil Polres Polman, Olah TKP Penemuan Mayat Di Kantor Baznas

  • Bagikan

POLMAN, RAKYATSULBAR.COM – Warga Dibuat geger dengan penemuan sesosok lelaki dengan kondisi tergeletak dan ditemukan sudah tidak bernyawa di Kantor Baznas di Jl. Mr. Yamin Kec. Polewali Kab. Polman Selasa (10/10/2023), diketahui dari informasi masyarakat yang diduga Bunuh diri dengan cara menyanyat pergelangan tangan Kiri.

Menindak lanjuti informasi tersebut Personil Piket Fungsi Polres Polman dan Polsek Polewali yang dipimpin oleh Ka SPKT Polres Polman IPDA KOMARUDDIN mendatangi TKP dan melakukan Pulbaket.

Dari hasil yang didapat menurut keterangan saksi bahwa dirinya sehari-hari membersikan kantor Baznas dan sering melihat korban tidur di teras kantor Baznas. Saksi mulai curiga pada saat saksi membersikan kantor dimana korban tidak bergerak dan langsung pindah seperti biasanya. Setelah itu saksi memanggil keponakannya yang bekerja di kantor Baznas untuk mengecek kondisi korban, setelah melakukan pemeriksaan selanjutnya saksi menghubungi pihak kepolisian.

Didapati pula informasi bahwa sekitar 3 (tiga) hari yang lalu yang bersangkutan baru selesai dirawat dirumah sakit dimana dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan menderita penyakit TBC dan selama ini yang bersangkutan tinggal kantor Baznas Kab. Polman dikarenakan tidak memiliki tempat tinggal dan merupakan orang pendatang serta tidak memiliki keluarga di Kab. Polman. Namun sebelumnya korban sempat tinggal di BTN Koppe bersama dengan orang tua angkatnya juga sebelum dibawah ke rumah sakit yang bersangkutan sudah beberapa kali meminta untuk dibelikan racun dengan tujuan untuk mencoba untuk bunuh diri.

Kasi Humas Polres Polman Akp Suyuti menerangkan, dari hasil olah TKP ditemukan adanya pisau cutter dan racun tikus merek Konviplus serta adanya bekas sayatan dipergelangan tangan kiri korban.

“Olah TKP yang kami lakukan mendapati barang bukti berupa pisau cutter dan racun tikus yang dicurigai sebagai barang yang dipakai untuk bunuh diri” jelas Kasi Humas

“Kami sudah melakukan penanganan lebih lanjut dengan membawah jenazah korban ke rumah sakit umum Andi Depu Polewali untuk dilakukan pemeriksaan / Visum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.” Tambah Kasi Humas

Penyebab korban meninggal dunia dikarenakan kehabisan darah akibat luka sayatan di pergelangan tangan kiri korban.

Kemungkinan korban mengalami depresi akibat penyakit yang dialaminya, selain itu juga dikarenakan faktor ekonomi dikarenakan yang bersangkutan sudah lama tidak memiliki pekerjaan tetap. (Rls/*).

  • Bagikan